Unik Menarik Kumpulan info unik terkini Find out More

Memahami Pengertian, Fungsi, Syarat, dan Sejarah Uang

Saat ini uang merupakan alat pertukaran utama yang digunakan oleh hampir seluruh manusia di muka bumi. Uang memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap kehidupan seseorang. Selain itu uang juga sangat identik dengan kekayaan serta kekuasaan. Bahkan banyak yang berfikiran segala sesuatu bisa dibeli asal memiliki uang, meskipun kenyataanya tidak demikian. Terlepas dari semua itu, bicara masalah uang tentunya harus memahami dulu apakah itu uang? pengertian uang itu sendiri? serta sejarah uang hingga seperti sekarang ini.

pengertian, fungsi, syarat, dan sejarah uang

ilustrasi: Sejarah Uang

Pengertian Uang

  • Pengertian Secara Umum: Secara umum uang merupakan alat tukar yang diterima serta mempermudah proses tukar menukar.
  • Pengertian Berdasarkan Fungsi: Berdasarkan fungsinya uang merupakan benda yang berfungsi sebagai alat pembayaran.
  • Pengertian Berdasarkan Hukum: Berdasarkan hukum uang adalah benda yang telah ditetapkan oleh undang-undang sebagai alat pembayaran yang sah.
  • Pengertian Berdasarkan Nilai: Pengertian uang berdasarkan nilai memiliki pengertian bahwa uang adalah satuan hitung yang dapat digunakan untuk menyatakan nilai.

Pengertian Uang Menurut Ahli

  • A.C Piguo dalam bukunya “The Veil Of Money” yang dimaksud uanga adalah alat tukar.
  • D.H Robertson dalam bukunya Money yang dimaksud dengan uang adalah sesuatu yang bisa diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang.
  • R.G Thomas dalam bukunya Our Modern Banking menjelaskan bahwa uang¬†¬† adalah seseuatu yang tersedia dan diterima umum sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barabg dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya.

Baca Juga: Pengertian dan Sejarah Komputer

Syarat Uang

Ada beberapa syarat agar uang dapat digunakan sebagai alat tukar dalam perekonomian. Baik secara teknis maupun secara psikologis. Berikut ini syarat-syarat uang.

  • Acceptability artinya diterima oleh semua kalangan.
  • Durability artinya tahan lama yaitu tidak mudah rudak .
  • Stability of value artinya memiliki nilai tetap, yang dimaksudkan yaitu nilai uang di masa ini memiliki nilai sama di masa mendatang sehingga masyarakat percaya menyimpan uang tidak akan dirugikan.
  • Kontinuitas adanya kelangsungan pemakaian.
  • Portability artinya uang itu bersifat fleksiber praktis mudah dibawa ke mana-mana. Sehingga ketika pemilik melakukan transaksi besar tidak mengalami kesulitan.
  • Divisibility artinya uang mudah untuk dibagi, maka ketika melakukan transaksi sekecil apa pun, uang mempunyai pecahan dan nilainya tidak berkurang.

Fungsi Uang

Dalam ekonomi modern ada 3 fungsi utama uang yaitu sebagai alat tukar (medium of exchange), sebagai satuan hitung (unit of account), dan sebagai penyimpan nilai(valuta).

  • Sebagai alat tukar (medium of exchange) artinya dengan adanya uang akan mempermudah pertukaran. Dengan uang pertukaran tidak lagi harus menggunakan barang pula melainkan digantikan dengan uang. Sehingga kendala-kendala dalam barter bisa diatasi dengan adanya uang.
  • Sebagai satuan hitung (unit of account) disini uang berfungsi sebagai penentu nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman.
  • Sebagai alat penyimpan nilai (valuta) disini uang berfungsi sebagai pengalih daya beli dari masa sekarang ke masa yang akan datang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.

Sejarah Uang

Sistem Barter

Zaman dulu kehidupan manusia masih sangat sederhana, pada masa itu masih belum ada uang. Karena kehidupan masih sederhana manusia memenuhi kebutuhan hanya dengan bercocok tanam, berburu, dan beternak. Agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi manusia umumnya tidak melakukan pembelian melainkan dengan melakukan barter. Ada yang bertukar hasil bumi dengan hasil buruan maupun kebutuhan lainya.

Munculnya Uang

Seiring dengan berkembangnya zaman sistem barter mulai ditinggalkan karena banyak merugikan serta kurang praktis. Akhirnya manusia mulai menggunakan benda-benda tertentu sebagai alat tukar seperti garam, kulit kerang, manik-manik, tembaga, dan benda-benda lainya.

Pada abad ke-17 M sejarah uang pun berubah dan semakin berkembang. Alat tukar yang digunakan pun mulai menggunakan logam. Adapun logam-logam yang digunakan adalah emas dan perak. Semenjak saat itu pertukaran semakin mudah dengan menggunakan uang. Seiring berjalanya waktu penggunaan uang logam dari emas dan perak mulai digantikan dengan uang kertas.

Baca Juga: Sejarah Internet

Demikian seputar pengertian, syarat, fungsi, dan sejarah uang hingga seperti sekarang ini. Ternyata kemunculan uang tidak semerta-merta muncul dengan sendirinya. Munculnya uang melalui pemikiran dan pengalihan fungsi-fungsi dari pertukaran hingga menjadi lebih mudah dan praktis seperti saat ini.

loading...
loading...